Basket Putra

I. Administrasi

  1. Setiap kota bisa mendaftarkan 2 tim, dengan catatan tim ke 2 masuk dalam daftar tunggu dan akan diinformasikan lagi oleh panitia.

  2. Rangkaian pertandingan dibagi menjadi sistem grup dan play-off.

  3. Bila wasit yang ditunjuk tidak hadir maka tim tersebut akan dikenakan sanksi pengurangan poin (Treffer) sebanyak 5 poin pada pertandingan berikutnya dan denda sebesar 5 euro.

  4. JIka terjadi keributan pada waktu pelaksanaan pertandingan, maka tim yang terlibat akan didiskualifikasi dan denda 15 euro.

II. Peraturan Umum

  1. Peraturan secara umum mengacu pada peraturan Fédération Internationale de Basketball (FIBA), kecuali dinyatakan lain oleh panitia.

  2. Tim basket yang bertanding dalam PORSERA Hannover 2018 adalah 4 tim dan dibagi kedalam 1 grup.

  3. Setiap kota bisa mendaftarkan 2 tim, dengan catatan tim ke 2 masuk dalam daftar tunggu dan akan diinformasikan lagi oleh panitia.

  4. Tiap tim terdiri dari 5 pemain inti dan maksimal 5 pemain cadangan.

  5. Setiap tim wajib menyiapkan 2 orang anggota timnya sebagai wasit pertandingan.

  6. Jika satu tim tidak hadir pada panggilan terakhir atau sampai pertandingan dimulai (setelah waktu pemanasan), maka kemenangan 20-0 akan diberikan pada tim lawan dengan otomatis dan dinyatakan kalah W,O.

  7. Setiap tim wajib memakai seragam bernomor punggung tetap yang berbeda dengan pemain lain dan baju dengan warna yang sama untuk setiap pemain dalam satu pertandingan.

  8. Time out dalam satu pertandingan 2 x 30 detik diluar waktu kotor.

  9. Waktu per quarter adalah 8 x 2 dan diberikan waktu istirahat sepanjang 1 menit.

  10. Format permainan pada saat final menggunakan format Best of 3. Jadi, jikalau 1 tim sudah mendapatkan 2 win, permainan ke-3 ditiadakan.

  11. Saat pertandingan berlangsung, tidak akan diberlakukan aturan 24 seconds shot clock violation.

  12. Pelanggaran (perbedaan dalam penafsiran akan dirujuk pada aturan FIBA):

    1. Personal foul:

      • Setiap pemain memiliki jata maksimal 5 (lima) kali foul.
      • Apabila pemain sudah mendapatkan 5 (lima) foul maka pemain tersebut dinyatakan foul out dan pemain yang bersangkutan tidak dapat melanjutkan pertandingan.
    2. Technical foul:

      • Wasit berhak memberikan technical foul terhadap pemain, pemain cadangan atau pun pelatih selama berjalannya pertandingan.
      • Pemain, pemain cadangan dan pelatih memiliki jatah maksimal 2 (dua) technical foul.
      • Apabila pemain sudah mendapatkan 2 (dua) kali technical foul maka pemain yang bersangkutan tidak dapat melanjutkan pertandingan.

III. Peraturan Khusus

  1. Untuk bermain, satu tim harus memiliki min. 4 pemain yang bertanding di lapangan.

  2. Tim yang pertama kali bertahan akan memegang bola pertama pada babak kedua.

  3. Ball possession akan ditentukan dengan arah panah/arrow.

  4. Pertandingan akan dimulai dengan jump ball.

  5. Dilarang mendribble bola di wilayah sendiri diatas 8 detik (8 Second Violation).

  6. Pemain yang menendang (kick) ataupun memukul bola dengan kepalan tangan (strike) akan dikenakan Unsportsmanlike foul.

  7. Team yang melakukan pelanggaran (foul) akan kehilangan ball possession.

  8. Setelah akumulasi team foul ke 4 (foul ke 5 dst.), tim lawan akan mendapatkan 2 Free Throw.

  9. Pemain yang melakukan lemparan ke dalam diberi waktu 5 detik untuk melempar.

  10. Jika bola dipegang dengan kedua tangan oleh 2 pemain dari tim yang berbeda, ball possession akan ditentukan oleh arrow.

  11. Aturan three seconds Violation berlaku.

  12. BIla terjadi technical foul, tim lawan akan mendapatkan 1 free throw dan ball possession.

  13. Bila terjadi unsportmanslike foul, pemain yang dilanggar akan mendapatkan 2 free throw dan ball possession.

Basket Putri

I. Administrasi

  1. Kompetisi Basket 3X3 Putri terdiri dari 2 tim.

  2. Rangkaian pertandingan diadakan best of 3, dimana kalau 1 tim sudah mendapatkan 2 poin menang, game ke 3 tidak akan diadakan.

  3. Setiap pemain dan tim wajib menjaga keharmonisan dan sportifitas dalam bertanding. Apabila dilanggar maka tim yang terlibat akan didskualifikasi dan dikenakan denda sebesar 30 euro.

  4. Tim yang akan bertanding wajib hadir minimal 5 menit sebelum pertandingan dimulai. Apabila tim tidak hadir hingga pemanggilan terakhir atau hingga flip coin dilakukan, maka kemenangan 21-0 menjadi milik tim lawan dan dinyatakan kalah W.O.

  5. Setiap tim wajib memakai seragam bernomor punggung tetap yang berbeda dengan rekan satu tim dan kostum berwarna yang sama bagi setiap pemain dalam satu pertandingan.

II. Peraturan

  1. Sistem dan peraturan dasar permainan yang tidak tercantum maka akan mengacu kepada peraturan regular bola basket FIBA.

  2. Bola yang digunakan adalah bola ukuran 6.

  3. Tim: 5 pemain (3 + 2 subtitusi). Tim yang akan bermain harus memiliki 3 pemain berada di lapangan, bila tidak maka tim tersebut dianggap WO.

  4. Wasit: 1 orang atau 2 orang bila diperlukan.

  5. TIme out: sebanyak 1 x 30 detik dalam satu game untuk setiap team.

  6. Game time and score limit:

    • Final 2 x 10 menit kotor.
    • Team yang berhasil meraih 21 poin terlebih dahulu menang.
    • Overtime: tim yang berhasil meraih 2 poin terlebih dahulu menang. (tanpa waktu)
  7. Overtime: tim yang berhasil meraih 2 poin terlebih dahulu menang. (tanpa waktu)

  8. Shot clock: 12 detik – jika tidak ada shot clock maka wasit akan memperingatkan dan menghitung mundur 5 detik terakhir.

  9. 3 second violation: pelanggaran tiga detik berada di key hole untuk team offense diberlakukan.

  10. Coin flip: di awal pertandingan tim yang memenangkan coin flip mendapatkan keuntungan untuk memilih penguasaan bola di awal pertandingan atau pada awal potensi terjadinya overtime.

  11. Score: untuk tembakan didalam garis 3 poin bernilai 1 poin dan 2 poin untuk diluar garis 3 poin.

  12. Freethrow: 1 lemparan bebas dan 2 lemparan bebas bila foul terjadi diluar garis 3 poin.

  13. Team foul: 6 team foul.

  14. Team foul and penalty: team foul ke 7, 8, dan 9 mendapatkan 2x lemparan bebas, sedangkan team foul ke 10 dan selanjutnya mendapatkan 2x lemparan bebas dan penguasaan bola kembali.

  15. Jumpball: penguasaan bola diberikan kepada team defense.

  16. Check ball: selalu dilakukan setelah disituasi bola mati (DeadBall: Bola keluar atau pelanggaran) atau pada permulaan game untuk memulai permainan yakni dengan melakukan pertukaran bola antara pemain defense dengan pemain offense di belakang/luar garis 3 poin di tengah bagian atas lapangan. (Bila 1x peringatan. 2x dan seterusnya berpindah penguasaan bola).

III. Bagaimana Bola Dimainkan

  1. Setelah field goal/free throw terakhir BERHASIL (kecuali yang diikuti oleh penguasaan bola):

    • Pemain dari tim non-scoring(defense) akan melanjutkan permainan dengan passing atau men-dribble bola dari dalam lapangan tepat dibawah keranjang (bukan dari belakang garis akhir/luar lapangan) ke belakang garis 3 poin (clear out).

    • Tim defense TIDAK diperbolehkan untuk memainkan bola (merebut/mengganggu) ketika bola masih berada di dalam no-charge semi-circle area di bawah keranjang.

  2. Setelah field goal/free throw terakhir TIDAK BERHASIL (kecuali yang diikuti oleh penguasaan bola):

    • JIka tim offense berhasil mendapatkan rebound, maka boleh terus langsung mencetak angkat tanpa harus clear out terlebih dahulu.

    • JIka tim defense berhasil mendapatkan rebound, maka bola harus clear out terlebih dahulu (dengan passing atau dribble keluar garis 3 poin) untuk memulai offense dan mencetak angka.

  3. JIka tim defense berhasil melakukan STEAL atau BLOCK, maka bola harus clear out terlebih dahulu (dengan passing/dribble keluar garis 3 poin) untuk memulai offense dan mencetak angka.

  4. Clear out: bola dinyatakan CLEAR apabila kedua kaki pemain sudah tidak ada di dalam atau masih menginjak garis 3 poin, kedua kaki dan bola harus keluar dan berada di belakang garis 3 poin area.

  5. Substitutions: dapat dilakukan pada saat situasi bola mati dan sebelum dilaksanakan check ball. Pemain pengganti bsia masuk permainan setelah rekan satu timnya melangkah keluar lapangan dan melakukan kontak fisik dengannya di belakang garis akhir seberang keranjang dan pergantian pemain tidak memerlukan tidakan dari wasit atau petugas meja.

Categories: PORSERA

0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: