I. Administrasi

  1. Setiap tim TIDAK DIKENAKAN BIAYA PENDAFTARAN.

  2. Setiap tim dikenakan biaya Kaution sebesar 15 Euro diluar biaya pendaftaran.

  3. Setiap pemain wajib menunjukkan kartu tanda pengenal (paspor, Student ID atau Aufenthaltstitel) kepada panitia pada saat kedatangan.

  4. Setiap pemain wajib memiliki asuransi kesehatan.

II. Peraturan

  1. Pertandingan terdiri dari dua cabang: Ganda Putra dan Ganda Campuran.

  2. Kuota maksimal Ganda Putra adalah 15 pasangan, Ganda Campuran 6 pasangan.

  3. Sistem kompetisi adalah penyisihan Grup lalu dilanjutkan dengan babak semifinal dan final. Pada nomor ganda putra terdapat 5 grup yang berisikan masing-masing 3 pasanagn. Pada ganda campuran terdapat 2 grup yang berisikan masing-masing 3 pasangan.

  4. Pada kejuaraan ini diberlakukan sistem permainan best of three sets dengan 21 poin pada masing-masing set. Deuce berlaku pada poin 20-20. Pasangan yang berhasil mencapai selisih dua angka terlebih dahulu dianggap memenangkan set tersebut. Bila selisih dua angka tidak tercapai, pertandingan berlanjut hingga poin maksimal masing-masing set adalah 30.

  5. Pada pergantian set selama pertandingan penyisihan grup, pemain diperkenankan untuk istirahat selama 30 detik.

  6. Batas waktu masing-masing pertandingan fase grup adalah 15 menit. Bila waktu telah habis, pasangan yang mendapatkan poin lebih besar dianggap memenangkan set tersebut. Bila ternyata poin sama, pertandingan dilanjutkan untuk memperebutkan poin terakhir sebagai pemenang.

  7. Nilai masing-masing pasangan ditentukan dengan jumlah kemenangan dikurangi jumlah kekalahan. Bila terdapat kesamaan nilai, peringkat lebih tinggi ditentukan secara berturut mulai dari:

    1. Jumlah set yang dimenangkan.
    2. Selisih set.
    3. Jumlah angka yang didapat (Semakin besar, semakin baik)
    4. Selisih angka (Semakin besar, semakin baik)
    5. Waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pertandingan (semakin cepat, semakin baik).
  8. Peringkat 1 dari masing-masing grup akan lolos menuju babak semifinal.

  9. Pada pergantian set selama babak semifinal dan final, pemain diperkenankan untuk istirahat selama 1 menit.

  10. Batas waktu pertandingan pada babak semifinal adalah 20 menit, sedangkan babak final 35 menit. Bila waktu telah habis, pasangan yang mendapatkan poin lebih besar dianggap memenangkan set tersebut. Bila ternyata poin sama, pertandingan dilanjutkan untuk memperebutkan poin terakhir sebagai pemenang.

  11. Shuttlecock yang digunakan pada fase grup adalah shuttlecock nylon, sedangkan pada babak semifinal dan final adalah shuttlecock bulu.

  12. Bila salah satu pasangan membawa sendiri shuttlecock bulu untuk babak grup, maka penggunaannya harus disetujui oleh pihak lawan dan wasit. Shuttlecock juga harus dipakai saat pemanasan.

  13. Pada setiap pertandingan, pemain tidak diperkenankan membuang terlalu banyak waktu. Apabila wasit sudah meminta untuk memulai atau melanjutkan permainan, pemain harus segera bersiap.

  14. Ketentuan-ketentuan lainnya mengacu pada ketentuan pertandingan badminton yang dikeluarkan BWF, kecuali ketentuan servis yang mengacu pada ketentuan lama.

  15. Setiap pemain harus bersedia menjadi wasit di pertandingan yang ditentukan oleh panitia.

  16. Bila pemain yang ditunjuk menjadi wasit tidak menjalankan tugas yang diberikan, akan diberikan sanksi sebesar 5 Euro yang diambil dari Kaution.

  17. Keputusan wasit bersifat mutlak.

Categories: PORSERA

0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: